DIGITAL DA'WAH TRANSFORMATION: ANALISIS SENTIMEN LEKSIKON TERHADAP RESEPSI WARGANET ATAS PERUBAHAN GAYA KOMUNIKASI KADAM SIDIK
Keywords:
Analisis Sentimen, Dakwah Digital, Gaya Komunikasi, Kadam Sidik, YouTubeAbstract
Perkembangan media digital telah mendorong pendakwah untuk mengubah strategi komunikasi agar tetap relevan dengan karakteristik audiens, khususnya Generasi Z. Salah satu fenomena yang menarik adalah perubahan gaya komunikasi Kadam Sidik dari pendekatan yang cenderung konfrontatif menjadi lebih edukatif dan persuasif. Penelitian ini bertujuan menganalisis resepsi warganet terhadap transformasi tersebut menggunakan metode Lexicon-Based Sentiment Analysis pada komentar video YouTube "Kenapa Kadam Udah Ga Banyak Nyenggol?!". Data komentar dianalisis melalui tahapan preprocessing, pelabelan sentimen berdasarkan kamus leksikon bahasa Indonesia, serta visualisasi distribusi sentimen dan kata dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78% komentar memiliki sentimen positif, yang mengindikasikan bahwa perubahan gaya komunikasi Kadam Sidik diterima dengan baik oleh warganet. Kata-kata dominan seperti belajar, ilmu, logis, dan Mata Naqra mencerminkan apresiasi audiens terhadap penyampaian dakwah yang lebih santun, argumentatif, dan berbasis literatur keislaman. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi gaya komunikasi tidak hanya meningkatkan penerimaan publik terhadap konten dakwah, tetapi juga memperkuat peran media digital sebagai sarana edukasi keagamaan yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai pentingnya adaptasi strategi komunikasi dakwah dalam membangun keterlibatan dan kepercayaan audiens di era digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wifda Muna Fatihia, M.Tr.Kom, Risqiatul Hasanah, M.Sos (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




