PRESTASI DAN SPIRITUALITAS DALAM DAKWAH PROFETIK: Persepsi Generasi Z terhadap Konten @sarahfirjanii
Keywords:
dakwah profetik, Generasi Z, Instagram, persepsi, keteladanan digitalAbstract
Media sosial mengubah produksi, distribusi, dan penerimaan pesan dakwah, terutama di kalangan Generasi Z. Penelitian ini menganalisis persepsi Generasi Z terhadap dakwah Sarah Firjani Hanisah melalui akun Instagram @sarahfirjanii serta representasi nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi dalam kontennya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi terhadap tiga unggahan reflektif dan wawancara dengan 14 informan berusia 20–26 tahun. Data dianalisis melalui koding, kategorisasi tematik, dan integrasi berdasarkan tahapan persepsi: seleksi, pengorganisasian, dan interpretasi; keabsahannya diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Sarah dipersepsikan persuasif-reflektif, komunikatif, kontekstual, dan berbasis keteladanan. Humanisasi tampak dalam bahasa empatik dan pengakuan terhadap keterbatasan manusia. Liberasi hadir sebagai pembebasan dari tekanan sosial dan dikotomi dunia–akhirat, sedangkan transendensi menjadi orientasi dominan melalui penekanan pada niat, doa, tawakal, dan kesadaran akan Allah. Penerimaan positif dipengaruhi relevansi pengalaman, kesederhanaan bahasa, konsistensi persona, dan karakter visual Instagram. Dakwah profetik digital dengan demikian menjadi bermakna ketika nilai agama disampaikan melalui pengalaman autentik, kedekatan emosional, dan keteladanan yang selaras dengan realitas Generasi Z.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Umi Atikah Mujahidah, Syaiful Hadi, Risqiatul Hasanah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




